Kamis, 16 Februari 2023
Beredar video yang memuat ajakan agar masyarakat tidak lagi membeli Pertamax karena Pertamax saat ini berisi Pertalite.
Teks yang menyertai video itu yakni:
Jangan beli BBM Pertamax lagi, tolong viralkan agar seluruh rakyat Indonesia tahu, beli pertamax isinya pertalite, itupun Octane-nya Pertalite sudah dikurangi ga mencapai 90. PERTAMINA dibawah kepemimpinan AHOK merampok uang Rakyat!!!...
Video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut memperlihatkan seorang petugas SPBU yang menggunakan baju dan celana berwarna merah mengisi cairan ke dalam dua buah botol dari nozzle (selang) yang berwarna biru dan putih.
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran Tempo, video tersebut pertama kali beredar pada bulan Agustus 2017 salah satunya beredar luas di
Facebook. Pengunggahnya menyebutkan bahwa video tersebut direkam di SPBU 34-15311 di kawasan Cisauk, Tangerang, tanggal 14 Agustus 2017. Video ini kemudian diposting ulang oleh pengguna
Twitter pada tanggal 20 Februari 2023, dan di
YouTube lalu beredar kembali di grup percakapan WhatsApp.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di SPBU tersebut, Pertamina menyimpulkan bahwa nozzle dispenser bertanda Pertalite dan Pertamax di SPBU 34-15311 berisi RON Pertalite 90.2 dan Pertamax 92, serta sesuai standar.
Pertamina menjual berbagai varian BBM dengan Research Octane Number (RON) dan kandungan aditif yang berbeda-beda, untuk mempermudah operasional di SPBU tiap varian diberi warna khas dengan nozzle dengan warna yang berbeda pula.
KESIMPULAN:
Video dengan klaim Pertamax berisi Pertalite adalah salah. Video tersebut pertama kali beredar bulan Agustus 2017.
Informasi ini adalah jenis kategori False Context.
RUJUKAN:
http://bit.ly/3SJnMjD